Review Janur Kuning Decoration

This is my favorite vendor!

Mba Sylviaaaa….aku suka semuanyaa!! 😀

Konsep dekorasi yang kita pake buat resepsi adalah adat bugis modern dengan tone warna tosca-silver. kaya yang pernah diceritain di sini, nyari dekorator Bugis itu susah-susah gampang. Kita ga mau yang terlalu tradisional karena warnanya ga sesuai ama yang dimau dan biasanya mereka ga menyediakan dekor gedung (cuma pelaminan dan acara adat aja). Ga mau juga yang terlalu modifikasi seperti penggunaan pelaminan dari full styrofoam, karena ga kerasa Bugisnya. Akhirnya kita putusin untuk menggunakan jasa Janur Kuning. (info: Janur Kuning itu udah rekanan Patra Jasa, jadi ga ada charge tambahan..lumayaaan)

Dari awal milih Janur Kuning, kita udah seneng banget karena Mba Sylvia n Mas Bahar enak diajak ngobrolnya. Mereka bersedia dengerin permintaan kita yang mgkn agak musingin itu, dan juga ngasih masukan ke kita dari segi teknis. Pas technical meeting, gw sempet salah kasi tau waktu tapi Mba Sylvia tetep bela-belain ngebut dan dateng ke gedung sambil bawa sketsa dekor ruangan dan contoh kain. You know what? karena mereka ga punya kain dan hiasan2 adat Makassar, mereka pesan langsung kainnya ke pengrajin di Makassar. Emang sebenernya bisa dibikin di sini, tapi takutnya hasilnya salah dan ga sesuai. That, i would say, is an attitude of a professional vendor.

Waktu hari H, kru Janur Kuning baru mulai masuk ruangan jam 3an, tapi mereka ngasih jaminan jam 1/2 6 udah beres. Dan bener aja loh kelarnya tepat waktu! Padahal Mba Sylvia sempet harap-harap cemas tu krn baru ngerjain panggung pelaminan begitu, jd takut ga sesuai perkiraan. Tapi kata dia, kru yang ngerjain pelaminan beda ama yg ngerjain set panggung musik, beda lagi sama kru pergola n tenda buku tamu, beda lagi sama bunga. Karena masing-masing udah fokus ama kerjaan sendiri, jadi cepet dan rapih deh hasilnya.

area buku tamu, di meja dipasangin tabire. I love the backdrop and the chandelier! (foto: dok. Janur Kuning)

meja consule, tempat majang foto narsis. request soal bunga sedap malam terpenuhi (foto: dok. Janur Kuning)

pergola tenda setelah pintu masuk ruangan.ijonya dibikin beda biar ga monoton (foto: dok. Janur Kuning)

Ini dia panggung pelaminannya didominasi silver biar mantennya tetep keliatan (foto: dok. Janur Kuning)

Yayaya…saya emang ga modal karena semua fotonya boleh embat dari dokumentasi Janur Kuning. Maaf ya Mba Sylvia..aku soalnya ga punya foto dekorasi yang cukup jelas…huhu..padahal masih ada panggung musik, payung-payung cantik sepanjang red carpet, ama detail rangkaian bunga yang cantik-cantik itu. Kalo mau liat contohnya, coba search aja di Facebook, atau dateng langsung ke kantornya..liat-liat fotonya.

O,iya…soal bunga, dari waktu liat foto-foto pas main ke kantor mereka sama pas liat contoh dekor pas acara emang udah suka banget. Bunga-bunga import yg fresh, dirangkai cantik. Nuansa bunga yang kita minta adalah hijau-putih-peach, ga mau ada merahnya. Dan gw punya special request karangan bunga sedap malam yang banyak, soalnya nyokap suka banget ama sedap malam, udah gitu bikin ruangan jadi wangi. Bunga-bunganya ga murahan, pake lily..banyaak banget lilynya, trus bunga yang kaya kol n kaya sawi itu (namanya apa sih, mba?), trus yg mirip baby breath, bunga yg kaya pompom..ah..soal nama tanya sendiri deh ke orangnya. Gw makin lama makin ngarang kayanya :p

Secara keseluruhan, gw sangat puas sama kerjanya Janur Kuning. Banyak yang bilang bagus, pelaminannya unik dan warnanya keren. Banyak yang moto-moto berlatar pelaminan. This vendor maybe a bit pricey, but I think it’s worth every penny ;D

nilai: skala 1-10…9.5! (cm sedikit kurang rapih waktu nutupin sisa panggung Patra Jasa yg agak lengkung. tp ga terlalu keliatan sih.)

Checklist Technical Meeting

Untuk pasangan yang mempersiapkan pernikahan tanpa bantuan wedding organizer kaya kami ini, harus punya minimal satu buku catatan persiapan buat nyatet rincian dan detail. Karena mungkin banget ada yang terlupa. Selain monthly checklist, ini adalah salah satu pegangan gw waktu technical meeting minggu lalu.

Ini checklist technical meeting untuk resepsi. Dibuat berdasarkan persiapan pernikahan gw yang akad n resepsinya ga barengan (akad pagi,di rumah , resepsi malam di gedung) jadi ini cuma technical meeting buat di gedung aja. Kalau ada yang kurang cocok, silakan disesuaikan dan ditambahkan sendiri. Gw cuma mau sharing aja, mudah-mudahan bermanfaat 😉

Technical Meeting

Tanggal dan waktu

Lokasi

Rincian Acara:

  1. Checklist masing-masing vendor
  2. Membahas rundown acara resepsi

1. NAMA VENUE

Nama dan nomor HP contact person

  • Fasilitas
  • Kalau untuk resepsi pagi hari: Bisa masuk jam berapa ke venue? Batas maksimal penggunaan ruangan sampai jam berapa?
  • Kalau untuk resepsi malam hari: acara pagi selesai jam berapa? Batas penggunaan ruangan sampai jam berapa?
  • Ruang rias bisa digunakan mulai jam berapa?
  • Apa akan ada biaya tambahan saat hari-H? (overtime?biaya keamanan, dll?)
  • Dekorasi mulai bisa loading jam berapa?
  • AC dinyalakan jam berapa?
  • Berapa kursi dan meja yang disediakan untuk area VIP dan umum?
  • Sound system à rincian? mic berapa buah? Untuk band? (koordinasi dengan pihak band)
  • Jika menggunakan CD/kaset, siapa teknisi yang bertanggung jawab saat hari H?
  • Kapasitas listrik? Apakah disediakan genset untuk cadangan kalau mati lampu?
  • Parkir muat berapa?
  • Apa dapat free parking? Kalo iya, berapa buah tiketnya?
  • Ijin dan janur?

2. NAMA VENDOR DEKORASI

Nama dan nomor HP contact person

  • Layout dekorasi venue (koordinasi dengan pihak catering—untuk penempatan gubukan dan buffet, dan pihak dokumentasi—untuk penempatan studio foto)
  • Tema warna dekorasi (koordinasi dengan pihak catering untuk nuansa warna taplak dan skirting). Bisa janjian dengan vendor sebelumnya untuk membawa sketsa dekor dan pelaminan, foto item dekorasi atau  contoh kain untuk tenda yg akan digunakan)
  • Design fix pelaminan
  • Alur masuk tamu
  • Warna bunga?
  • Item dekorasi apa saja?
  • Dekor di Meja VIP (koordinasi dgn pihak catering)
  • Cek kotak angpao, jumlah berapa, butuh gembok sebesar apa? (biasanya gembok pihak keluarga yang menyediakan, bukan dari vendor)
  • Plastik sampah untuk kotak angpao sudah disediakan dari vendor atau tidak?
  • Perkiraan selesai dekor jam berapa?

3. NAMA VENDOR CATERING

Nama dan nomor HP contact person

  • Tentukan menu fix
  • Ice carving?
  • Masuk jam berapa ke venue?
  • Layout Buffet dan gubukan (koordinasi dengan pihak dekorasi dan dokumentasi)
  • Warna taplak, skirting, dan bunga
  • Jumlah meja VIP
  • Dekor di Meja VIP (koordinasi dgn pihak dekor)
  • Jumlah kru? (kelancaran / kesigapan pelayanan)
  • Siapa penanggung jawab yang mengatur alur makanan? Minta nomor HPnya
  • Makanan untuk panitia jam berapa? Tempat? (koordinasi dgn pihak venue)


4. NAMA VENDOR DOKUMENTASI

Nama dan nomor HP contact person

  • Jam berapa datang ke venue?
  • Penempatan studio mini (koordinasi dengan pihak dekorasi dan catering)
  • Jumlah kru? (pastikan mereka menggunakan seragam or at least pake baju rapih)
  • Siapa penanggung jawab saat acara berlangsung?
  • Buat list untuk foto keluarga (di studio mini), sebelum hari-H, pihak foto sudah memegang list tersebut


5. NAMA MC

nomor HP MC

  • Briefing soal rundown acara
  • Ingatkan soal tema dekorasi (biar ga saltum, misalnya kl nikahan internasional tp MCnya pake kebaya kan kurang matching)
  • Stand by jam berapa di venue?
  • Kasih list foto keluarga untuk di pelaminan
  • Kasih list tamu-tamu VIP (jika ada), koordinasi dengan pihak keluarga untuk stand by di sebelah MC

6. NAMA BAND/ WEDDING SINGER

Nama dan nomor HP contact person

  • Check list lagu
  • Sound system (koordinasi dengan pihak venue)
  • Jumlah kru?
  • Janjian soal “penyanyi dadakan” alias keluarga atau kerabat yang kadang suka maksa mau nyumbang lagu Xp

O,iya, yang perlu diingat, ada baiknya menyiapkan semua kontrak dan bon pembayaran DP semua vendor, berikut fotokopinya. Lalu persiapkan rundown acara, pastikan tiap vendor memegang satu kopiannya.

Technical Meeting

Tanggal dan waktu

Lokasi

Rincian Acara:

  1. Checklist masing-masing vendor
  2. Membahas rundown acara resepsi

1. VENUE

Nama venue

Nama dan nomor HP contact person

□        Fasilitas

□        Kalau untuk resepsi pagi hari: Bisa masuk jam berapa ke venue? Batas maksimal penggunaan ruangan sampai jam berapa?

□        Kalau untuk resepsi malam hari: acara pagi selesai jam berapa? Batas penggunaan ruangan sampai jam berapa?

□        Ruang rias bisa digunakan mulai jam berapa?

□        Apa akan ada biaya tambahan saat hari-H? (overtime?biaya keamanan, dll?)

□        Dekorasi mulai bisa loading jam berapa?

□        AC dinyalakan jam berapa?

□        Berapa kursi dan meja yang disediakan untuk area VIP dan umum?

□        Sound system à rincian? mic berapa buah? Untuk band? (koordinasi dengan pihak band)

□        Jika menggunakan CD/kaset, siapa teknisi yang bertanggung jawab saat hari H?

□        Kapasitas listrik? Apakah disediakan genset untuk cadangan kalau mati lampu?

□        Parkir muat berapa?

□        Apa dapat free parking? Kalo iya, berapa buah tiketnya?

□        Ijin dan janur?

DEKORASI

Nama vendor dekorasi

Nama dan nomor HP contact person

□        Layout dekorasi venue (koordinasi dengan pihak catering—untuk penempatan gubukan dan buffet, dan pihak dokumentasi—untuk penempatan studio foto)

□        Tema warna dekorasi (koordinasi dengan pihak catering untuk nuansa warna taplak dan skirting)

□        Design fix pelaminan

□        Alur masuk tamu

□        Warna bunga?

□        Item dekorasi apa saja?

□        Dekor di Meja VIP (koordinasi dgn pihak catering)

□        Cek kotak angpao, jumlah berapa, butuh gembok sebesar apa? (biasanya gembok pihak keluarga yang menyediakan, bukan dari vendor)

□        Plastik sampah untuk kotak angpao sudah disediakan dari vendor atau tidak?

□        Perkiraan selesai dekor jam berapa?

CATERING

Nama vendor catering

Nama dan nomor HP contact person

□        Tentukan menu fix

□        Ice carving?

□        Masuk jam berapa ke venue?

□        Layout Buffet dan gubukan (koordinasi dengan pihak dekorasi dan dokumentasi)

□        Warna taplak, skirting, dan bunga

□        Jumlah meja VIP

□        Dekor di Meja VIP (koordinasi dgn pihak dekor)

□        Jumlah kru? (kelancaran / kesigapan pelayanan)

□        Siapa penanggung jawab yang mengatur alur makanan? Minta nomor HPnya

□        Makanan untuk panitia jam berapa? Tempat? (koordinasi dgn pihak venue)

DOKUMENTASI

Nama vendor

Nama dan nomor HP contact person

□        Jam berapa datang ke venue?

□        Penempatan studio mini (koordinasi dengan pihak dekorasi dan catering)

□        Jumlah kru? (pastikan mereka menggunakan seragam or at least pake baju rapih)

□        Siapa penanggung jawab saat acara berlangsung?

□        Buat list untuk foto keluarga (di studio mini), sebelum hari-H, pihak foto sudah memegang list tersebut

MC

Nama dan nomor HP MC

□        Rundown acara

□        Ingatkan soal tema dekorasi (biar ga saltum, misalnya kl nikahan internasional tp MCnya pake kebaya kan kurang matching)

□        Stand by jam berapa di venue?

□        Kasih list foto keluarga untuk di pelaminan

□        Kasih list tamu-tamu VIP (jika ada), koordinasi dengan pihak keluarga untuk stand by di sebelah MC

MUSIK

Nama wedding singer / band

Nama dan nomor HP contact person

□        Check list lagu

□        Sound system (koordinasi dengan pihak venue)

□        Jumlah kru?

□        Janjian soal “penyanyi dadakan” alias keluarga atau kerabat yang kadang suka maksa mau nyumbang lagu Xp



Bertandang ke Markas DTC

Jumat kemarin, main ke kantornya DTC di Gedung Menpera. Niat awalnya sih mau ngerumusin menu buat Januari nanti, sekalian nyicil pembayaran pertama. Ketemulah kita sama Mba Retno. Dari waktu pertama nelepon dulu, gw udah amazed ama mba yang satu ini, nyablak banget! Pas ketemu aslinya, ternyata emang agak “metal” dan cuek..ibuku sampe bingung pas Mba Retno ngajak toss sambil ngomong “OK, Bro?” (lho? kok Bro?) tapi tetep toss juga sih akhirnya, hihi..tapi justru karena orangnya kaya gitu itu malah jadi enak ngediskusiin perincian menunya.

Trus sambil ngobrol, kita sambil liat foto-fotonya DTC. Ada contoh-contoh dekorasinya. aduuh..dekor snack corner ama chocolate fountainnya lucu banget! Ada beberapa dekor yang unik, kaya pake lampion atau pikulan. Ada juga yang terlalu rame sih, tapi overall dekornya sih bagus.

sumber: dokumentasi Dwi Tunggal Citra Catering

sumber: dokumentasi Dwi Tunggal Citra Catering

Sambil ngobrol, kita disuguhin puding coklat sama jus jambu. Vla pudingnya enak, dan jus jambunya mantap! bener-bener jus asli, kental n segar. Trus karena kita ngomong kalo kita penasaran ama soup kerapu-nya DTC yg terkenal itu, tau-tau disediain aja gitu soup kerapu buat makan siang 3 orang, lengkap pake nasi! rasanya? SEGEEER BANGEEEETT!!! Top markotop dah! rasa kuahnya kaya kuah asam gitu, bening, yg di mangkok gw isinya satu kepala ikan lumayan gede. Disajiin sama sambel merah dan dabu-dabu. SLURPSH!! Ini dia nih gambarnya..

soup kerapu

LHO!?! Kok begini? Sumpah gw ga tau kemana isi mangkoknya! *hidung pelan-pelan memanjang* :p

Sebenernya dikasih pasta juga, tapi berhubung abis makan soup kerapu trus perut sudah membuncit kekenyangan, jadi pastanya kita bungkus (ga mau rugi! hahaha).

Trus kelar makan, Mba Retno ngasih print out rincian menu terbaru hasil diskusi tadi. Kata dia sih masih boleh berubah-ubah. Malahan dia minta kita dateng testfood lagi. Soalnya mereka biasa ngasih 10 kali testfood, tp kita baru nyoba sekali, jadi dimarahin deh, katanya nanti testfood berikutnya ga boleh absen..hihihi…

Buat yang mau tanya-tanya soal DTC…ini info lengkapnya:

Dwi Tunggal Citra
Kantin Gedung Kementrian Perumahan Rakyat
Jl. Raden Patah 1 No.1 – Jakarta Selatan
Office: +62 21 7398024
Mba Retno: +62 21 70812532

Gedungnya itu ada di belakang Mabes Polri, kalo dari Roti Bakar Eddy, susurin jalan aja ke arah Trunojoyo, nanti gedungnya ada di sebelah kanan, deket pom bensin. Kalo udah masuk, tinggal tanya satpam kantornya Bu Herning DTC.

ps: soal pasta yang dibungkus tadi, pas dicoba ternyata rasanya enak!! Padahal gw makan pas sorean…jadi udah ga hangat lagi, tapi tetep aja enak!

This Is It!

Bukan…ini bukan cerita tentang konser terakhirnya Michael Jackson, bukan juga tentang filmnya. Tapi cerita kalo akhirnya gw berhasil dapetin vendor dekorasi! YAY!

Ini sebenernya yang paling alot dicari. Karena awalnya resepsi mau pake adat sunda, jadi cukup santai krn kl gebyok2an gitu kan banyak dan tersedia dari yang murah sampai mahal. Eh, ternyata adatnya ganti jadi pake adat Bugis-Makassar!

Bingung  lah gw, secara ga terlalu umum. Mau pake vendor yg dipake kakak gw dulu pas nikah, tapi bukan rekanan gedung. Itupun sebenernya bukan pelaminan asli Bugis. Sempet nelponin semua vendor dekorasi rekanan Patra Jasa, trus juga nyari-nyari di internet. Mayoritas nawarinnya pelaminan modifikasi dari pelaminan Padang, atau dari bahan styrofoam. Sejujurnya gw sendiri ga terlalu ngerti bedanya Bugis sama Makassar, tapi pelaminannya sih kayanya sama-sama aja.

Sebenernya ada satu sanggar yang biasa supply kebutuhan buat pelaminan Bugis, tapi biasanya dia cuma pelaminan ama acara adat n penari aja, jadi tetap harus kerjasama ama dekorator lain buat ngehias ruangan. Setelah berbulan-bulan pencarian, telpon sana-sini, survey kesana kemari, keluar masuk hutan (oke…mulai berlebihan tampaknya..) terpilihlah Janur Kuning Decoration sebagai vendor dekorasi buat resepsi!

Sebenernya dulu emang udah sempet ditelepon, tapi belum kepikiran karena masih nyari yang lain. Trus sempet jiper juga liat penawaran harganya. Tapi pas konsultasi, trus ngobrol-ngobrol sama mereka, sekalian mampir ke kantornya di Rawa Belong, akhirnya jadi tertarik. Kebetulan Mba Sylvia, marketing manager-nya orangnya enak diajak ngobrol (dan ternyata temennya dia itu orang kantor gw..hehe..dunia sempit sekali). Gw dateng sama nyokap n kakak gw,  lihat foto contoh-contoh dekorasi mereka, termasuk yang pelaminan Bugis yang udah pernah mereka kerjain. Ternyata pas ama yang kita mau! Pelaminan Bugis modern tapi tetep tradisional (nah lho..bingung ga?)

Trus dikasih penawaran termasuk dengan detail-detail dekorasinya. Karena harganya cukup lumayan, jadi harus ada penyesuaian ama budget nih, harus ada yang dikurang-kurangin. Untungnya pihak Janur Kuning juga asik aja diajak diskusi. Hasilnya bisa berkurang jauh banget! let’s say sekitar 15%… trus dikasi diskon lagi sebesar Rp 700.000. Itupun udah dapet banyak banget complimentary (contohnya dekorasi VIP gw ga usah bayar lagi…hehehe).

Pas weekend kemarin, gw ma si Molen nyoba liat dekorasi mereka di Gedung Dhanapala, temanya Timur Tengah. Yang disuka itu meja consule yg ada vas bunga merangkap akuarium mini. Sama rangkaian bunga yang seger-seger banget dan ga norak (rata-rata emang mereka pakenya bunga import). Sayang kamera HP lensanya agak baret, jadi hasil fotonya kurang bagus.

Dua karangan bunga di lobby

Dua karangan bunga di lobby

Berikutnya dikasi tau jadwal dekor mereka, mau liat yang November karena katanya mau ada barang baru, siapa tau bisa dimasukin buat Januari nanti. Alhamdulillah, rasanya lega banget. Karena ini yang paling deg-degan. Vendor utama yang lain udah didapet jauh-jauh hari, akhirnya yang ini beres juga. Jadi bisa agak tenang, n bisa mulai ngurusin perintilan yang lain (yang mana listnya masih banyaaaaaaaak banget! hehe).

O,iya..kalo ada yang mau liat contoh dekorasi mereka, ini infonya:

Janur Kuning Decoration
Jl. Sulaiman No.49, Rawa Belong
Jakarta Barat DKI Jakarta Indonesia
Website: janurkuningartdecor.multiply.com
e-mail: jakunkoe@yahoo.com
Telepon: 021-5332227, 70162564, 68632929, 68732929
Hotline: 0817 809367, 0815 14692929

Contoh fotonya bisa diliat di multiplynya, tapi emang belum banyak, soalnya belum sempet ditambahin lagi, tapi bisa liat jadwal dekor mereka di bagian calendar. Kalo mau liat contoh yang banyak, dateng ke Rawa Belong aja, tapi telepon dulu sebelumnya, soalnya takut mereka lagi ngurus dekorasi di luar kantor. Duh..jadi ga sabar..mudah-mudahan Januari nanti dekornya bisa sesuai harapan ^_^

Update Progress di Awal Puasa

Udah tinggal 5 bulan lagi…coba di-cek ah yang udah apaan aja.

  1. Cincin kawin: Toko Mas Mutiara
  2. Mas kawin: Logam mulia
  3. Venue resepsi: Ruang Yudhistira, Patra Jasa Gatot Subroto (udah DP)
  4. Venue akad: Rumah Miranti
  5. Decoration: belum dapet….huhuhu
  6. Dekorasi rumah: adat sunda, tp masih nyari juga :p
  7. Catering resepsi: Dwi Tunggal Citra (udah DP)
  8. Catering akad: Rabia/ Kiky
  9. Baju bodo buat resepsi: Teh Tina (udah naro desain, tinggal bahannya.LHO?!kebalik gitu! hehe)
  10. Baju kebaya akad: Bu Narya (udah booking, jaitnya abis lebaran)
  11. Make up resepsi: Puang Simpur (ini adenya bokap)
  12. Make up akad: perias kenalan temennya nyokap
  13. Invitation: Tante Nuning (temennya nyokap, udah kasi desain n milih kertas)
  14. Souvenir: Pasar Pagi Mangga Dua (blm DP, lg desain gbr sablonannya)
  15. Pre-wed photo: Fifi n Opik (baru abis lebaran, oktober mungkin ya, Fi?)
  16. Documentary photo & video: Lightbrush (udah DP)
  17. Honeymoon: Belitung/ Lombok/ Bali
  18. Seserahan: Body Shop, Tanah Abang, Mayestik, Next, dan blm tau lagi

Waduh! banyak juga yg belom ya? Dekorasi aja belum dapet? Alamat kejar setoran nih abis Lebaran!

Bertandang ke Logam Mulia

Alhamdulillah, kemarin udah beli mahar di Logam Mulia.

Waktu lagi ngomongin soal mas kawin, awalnya sempet kepikiran uang yg nominalnya disamain ama tanggal nikah. Tapi kok males ya? Terlalu simbolis gitu. gw pernah ngeliat beberapa contoh penataan mahar uang, dan ga suka satupun karena terkesan old school. Lagipula akan lebih stabil kalo mas kawinnya emas. Ga mau yang perhiasan karena gw itu orang yang jarang pake perhiasan, apalagi emas. Hehe…banyak mau ya? Intinya akhirnya diputuskan beli fine gold bar buat mahar. Kita mendahulukan mahar daripada seserahan karena menurut kita lebih wajib mahar. Kl udah beres, baru deh duitnya dialokasiin buat seserahan.

Jadilah kita beli di Logam Mulia, anak perusahaannya Antam. Kantornya bukan yg di Tanjung Barat lho, tapi di dekat Kawasan Industri Pulo Gadung. Untungnya deket rumah, jadi nyarinya gampang krn udah kenal jalan. Sebelumnya sempet nelpon customer service Logam Mulia, kalau mau beli emang sebaiknya pas hari H sebelum dateng ditelpon dulu untuk menanyakan availability produk. Kata mbaknya kalo gram-gram kecil kaya 10 gr ke bawah sih biasanya ready stock. Kl yg besar itu harus mesen. Pas gw datang, tadi dia lg ada stock sampai gold bar ukuran 50gr. Selain gold bar, dia juga menyediakan produk berupa cincin berlogo, medali, dinar, dirham, dll.

Soal harga, kalau belinya makin banyak gramnya, harga per gramnya jadi lebih murah! Misalnya harga 1 gold bar 10 gr jatuhnya lebih murah daripada 2 gold bar ukuran 5 gr. Ini karena ongkos bikinnya lebih murah karena jadi satu keping, bukan dua keping. Dan pas gw beli, harga emas lagi turun, gw sama Aria tadinya ngitung pake harga per gram yg hari jumat tgl 10 Juli krn kita dateng Senin pagi, jd update-an harga terbaru belum ada di websitenya mereka. Ternyata pas dateng, dapet harganya lebih murah karena harga emasnya turun lagi. Yay! Btw, Nanti setiap gold bar itu dikasih sertifikat buat menjamin keaslian, dicantumin juga nomor serinya.

Karena weekend ga buka, jd gw ijin cabut kantor dari jam 10, balik lagi pas jam makan siang. Aria ijin datang siang. Untungnya, karena kita datang pagi-pagi di hari Senin, tempatnya lagi sepi! Kita cuma sendirian di ruang tunggu (walaupun di ruang meeting kynya jg ada pelanggan sih), jadi ga perlu nunggu lama. Prosesnya sendiri juga sederhana dan ga ribet. Tapi emang penjagaannya ketat (ya iyalah…emas semua jg itu gedung isinya). Diitung-itung, ga sampe 15 menit udah kelar.

Sempet amazed liat contoh-contoh gold bar yg didisplay, ngeliat yg ukuran 1 gr gedenya cuma sekuku jari. Sampai gold bar 1 kg segede coklat cadbury (300 juta aja gituh!). Kl yg 100 gr sih pernah liat langsung waktu narasumber program gw dulu bawa ke kantor. Tp baru sekali ini liat yg 1kg. Sayang ga boleh foto-foto di dalem (emang dasar banci foto..kl belum foto belum puas! hehe)

Berikut ini info-info soal Logam Mulia

Alamat

Logam Mulia

Jl. Pemuda – Jl. Raya Bekasi KM.18

Pulogadung, Jakarta 13210
Tel. (62 21) 475 7108
Fax. (62 21) 475 0665
Web. www.logammulia.com

How to get there

  1. Kalo pake kendaraan pribadi, dari Salemba belok ke arah Pramuka, tinggal luruuuuuuuuuus terus, abis ByPass itu udah masuk Jl. Pemuda. Luruuuuuus aja sampai mentok dan ketemu lampu merah di depan Kawasan Industri Pulo Gadung, baru belok kiri. Nanti gedungnya di sebelah kiri, persis abis belokan.
  2. Naik busway koridor 4 dari Dukuh Atas, turun di TU Gas, nyeberang ke kiri, ikutin jalan aja. Gedungnya sebelah kiri.
  3. Naik bis jurusan Rawamangun: Patas AC 32 (Blok M) dan 16 (Lebak Bulus), Mayasari Bakti AC 84 (Depok), Mayasari non AC 973 (Mangga Dua/Kota), 57 dan P4 (Blok M), PPD 102 (Tn Abang). Turun di Arion, nyambung bajaj atau Metromini 47.
  4. Sebenernya disarankan jgn pake bis sih, mendingan kendaraan pribadi atau busway, tapi yah…cuma mau kasih alternatif aja, kali-kali berguna.

Kalo mau tau lebih jelas, ini link dari google map soal lokasi logam mulia.

Waktu pembelian emas

Selama hari dan jam kerja

Senin – Kamis   : 09.30 – 14.30, istirahat jam 12.00 – 13.00

Jumat                  : 09.30 – 15.30, istirahat+sholat jumat jam 11.30 – 13.30

Proses

  1. Tinggalin kartu identitas (bisa KTP, SIM, Kartu Keluarga jg bisa andaikan mau repot bawanya..hehe..) di pos jaga dengan dobel gerbang. Ditanya maksud kedatangan (kaya mau lamaran aja :p )
  2. Dikasih form pengantar ama si satpam
  3. Buat yg bawa kendaraan, jgn lupa parkir dulu ya..hihi
  4. Ambil nomor di resepsionis
  5. Kalo nomornya dipanggil, langsung ke loket pemesanan. Ditanya mau beli produk emas yang mana, beratnya berapa. Kalo baru pertama kali beli emas di situ, ditanyain biodata dulu buat arsipnya mereka.
  6. Bayar di kasir, bisa tunai (max 50 juta), pakai kartu debit BCA atau Bank Mandiri (Mandiri kena charge 1.1%), kartu kredit (Visa kena charge 3,1%), atau transfer ke rek. BCA atau Bank Mandir (kl dr bank lain, beban transfer ditanggung pelanggan)
  7. Masuk ke bilik penukaran form order
  8. Nunggu namanya dipanggil
  9. Masuk ke bilik lagi, tandatangan bukti pembelian, dapet deh emasnya!
  10. Pulang, jangan lupa ambil kendaraan di parkiran ;D

Tips

  • Survey harga sebelumnya via website Logam Mulia, bisa juga tanya ke CS-nya per telepon.
  • Datang pagi hari karena stok emasnya masih banyak. Mungkin harus ambil cuti, atau ijin datang siang ke kantor. Selain itu customer-nya masih sedikit, jadi prosesnya bisa lebih cepet, ga usah ngantri.
  • Telepon dulu buat ngecek produk dan harga. Biasanya customer servicenya emang suka sibuk, tungguin aja, kalo ga mah ga masuk-masuk
  • Gw saranin bayar pk debit atau credit card, jd ga perlu bawa uang tunai berjuta-juta dalam perjalanan.
  • Terakhir…simpan baik-baik form pengantar untuk tamu! Karena dalam kasus gw formnya entah kemana jd ga bisa ngambil ID card. Dan ujung2nya ternyata keselip dalam tasnya Aria (d-o-h!) dasar pikun! Hihihi…

info lebih lengkap silakan liat websitenya logam mulia.