Little Crafter

Sabria

 

Dari dulu membiasakan Sabria main yang lebih mengandalkan imajinasi, misalnya masak-masakan, atau main ibu-ibuan sama bonekanya. Atau mainan yang melatih fisik, misalnya main bola, atau jejogetan. Mencoba meminimalkan Bya main gadget-gadgetan walau tetep saja sulit dihindari. Mainan yang diinstall di HP pun dipilih apps doodling atau baby piano. Tapi tetap didorong untuk main mainan biasa.

Sejak punya blog Living Loving dan sering bikin-bikin snack simpel atau prakarya di rumah, Bya suka ikutan merhatiin Ybun-nya nyiap-nyiapin. Megang-megang bahan makanan di meja yang udah siap difoto, buka-bukain tumpukan kain katun, mainin clay atau benang. Terakhir, pas bikin mozaic notebook pake masking tape, dia gatel gak tahan pengen ikutan nempel-nempelin. Akhirnya dicariin buku kecil buat dia hias dan langsung anteng sendiri. Dan ketagihan, sorenya minta nempel-nempelin lagi!

Ini muka seriusnya, sampe masking tape-nya kusut di jari dan nempel ke telapak kaki :))

collageByaSemoga dia senang main prakarya-prakaryaan sesenang dia main yang lain-lainnya. I love you, Sabria :*

 

Still a long way to go

Image

30 January 2013

Four years in a relationship.

And three years of marriage.

Yet I still need to learn so much about you.

They say it’s a neverending process.

So I hope we won’t get tired of each other.

And keep learning to build this family together.

Cheers for all our yesterdays, today, and tomorrows.

Happy 3rd anniversarry, Babe!

Dan sekarang kami bertiga

Dua tahun dari review terakhir, dan setahun dari update terakhir, akhirnya blog ini diisi lagi.

Dua tahun blog ini terlantar krn setahun setelah kami menikah saya hamil. Abis melahirkan, dimulailah hari-hari kurang tidur, menganti popok, dan persahabatan akrab dengan pompa ASI. Super cape, tapi bahagia bukan main karena ada putri kecil yang menunggu dengan sabar di rumah dan senyum-senyum begitu liat ibu-bapaknya pulang.

Sebenarnya masih ada waktu luang untuk menyempatkan diri nulis blog. Apalagi setelah memutuskan resign dari kerja kantoran dan beralih jadi freelancer yang kerja di rumah biar bisa ngurus anak. Harusnya makin banyak waktu luang…tapi kok ya bawaannya males terus mau ngisi blog *getokpala*. Sekarang, begitu nona kecil udah 14 bulan dan lebih santai ngurusnya dibanding waktu masih newborn, jadi kangen nulis blog lagi. Selain itu juga karena merasa perlu tempat buat nampung pikiran, cerita, sama ide-ide yang mulai menuhin kepala.

Jadi, mari mulai 2013 dengan menggiatkan diri menulis lagi. Selamat tahun baru!

the hamdani

Antara Kau, Aku, dan Kita

Sebuah puisi dari alm. Fuad Hasan

—————————————————————

PERNIKAHAN

Pernikahan menyatukan Kau dan Aku
Tapi tidak meniadakan Kau dan Aku
Kau adalah Kau dan Aku adalah AKu
Kau adalah kehadiran bersamaku
Aku adalah kehadiran bersamamu

Kau adakah Kau dan Aku adalah Aku
Aku tidak lebur dalam dirimu
Kau tidak lebur dalam diriku
Kau tetap Kau dan Aku adalah Aku
Yang sebagai Kita telah menyatu

Kita memulai pengembaraan dua insan
Sambil berbagi sukaduka sepanjang jalan
Sambil syukur merangkai cerita
Tentang Kau dan Aku sebagai Kita

——————————

-Jakarta, H-2-
Bismillahirahmanirrahim…

Bachelorette Party ala 90s

One bachelorette+four acquaintance+two hours of non-stop hits from the 90s = a simple yet fun and memorable bachelorette party.

nike-butet-me, wearing pink veil made by gemmy's mom-om uba-gemmy

We’ve already got a sore throat and stomachache for singing so loud and laughing so hard. I think i better rest for now. Meanwhile, take a lok at a couple of screencaps from the karaoke screen below. See if you could guess who’s the artist and what’s the title of the clip.

clue: they're all actors now

clue: try "boyband"

clue: parody

clue: pesta rap

clue: the vocalist's surname means "semua" in sundanese

clue: just see her face

clue: read the subtitle

Seragam Kawinan Fifi

Tinggal kurang dari seminggu lagi menuju resepsi Neng Fifi dan Om Bobby hari Minggu nanti. Seragam anak-anak kantor dah pada jadi. Tapi baru empat ini yang sempet difoto dan diupload.

model ber-obi semua

model ber-obi semua

Dari kiri, searah jarum jam:

  1. Gemmy, sempet bete krn hasil akhirnya ga kaya yg dia mau. harusnya bagian kerahnya di-engkol gitu. kaya contoh baju yg dia dapet dari internet. Obinya Gemmy make punya Dewi karena somehow ukurannya kekecilan di Dewi.
  2. Dewi a.k.a Jeung Polwan yang tetep gagah biar udah pk dress. Modelnya simpel, sleeveless dress pk belt item punya saya.
  3. Opie, modelnya liat dari internet ada dress model kimono tp tanpa retsleting dan kancing. Jadi kalo belum pake obi agak mirip daster.
  4. Miranti, dengan model baju kimono dan obi punya Opie yg dipinjem sementara buat keperluan foto. Entah kenapa saya merasa jadi pelayan Sushi Tei dengan baju ini (coba Dragon Roll-nya, Mbak? Atau Salmon Maki? :p ). Emang ga minta dijaitin obi ke tukang jaitnya, berencana beli bahan lace item n pita trus dibikin sendiri jadi obi. Tapi ga jadi-jadi mulu beli bahan di Mayestik. heuheu…

Kemarin punya Butet, Cicot, Ucy, udah jadi. Bajunya Cicot lucu banget! Bentuknya ga biasa (dasar produser Bazaar Style!) Becca n Shalin juga katanya dah jadi. Entah dengan yang lain. Jadi ga sabar nunggu hari Minggu.

Neng Fifi, siap-siap kedatangan tentara O Channel yg rusuh ini ya ;D

Bonus di Hari Ulang Tahun

Tanggal 29 Maret 2009, jadi hari ulang tahun gw yang paling istimewa. Ulang taun sekaligus pertemuan orang tua gw n Aria buat yang kedua kalinya. Kalo pertemuan pertama dulu tempatnya di Hema Dutch Resto Kebayoran Baru, kali ini ketemuannya di rumah gw

Menu: Salad buah n Shabu-shabu (resep menyusul)

Waktu: 12.00 – 16.00

Occasion: membicarakan “rencana ke depan”

Acaranya emang dibikin pas jam makan siang. Keluarga Aria datang sambil bawa tentengan banyak banget! Cake, parcel buah, sama satu gulungan yg gw pikir gambar rancangan bangunan (secara bapaknya arsitek). Tapi ternyata gulungan itu berisi taplak meja crochet warna putih buatan ibunya Aria. langsung seneng deh nyokap gw..hehe..

Waktu pertemuan pertama dulu ngobrolnya emang dah nyambung, karena kebetulan orang tua gw dan Aria sama-sama pernah tinggal di Bandung cukup lama. Belum lagi ternyata masih ada kerabatnya Aria yang ternyata kerabat gw juga (istilahnya ternyata lulagilulagi..alias masih ada hubungan sodara..hehe). Untuk pertemuan kedua ini, Alhamdulillah bisa lebih lancar, mungkin karena tempatnya juga di rumah, jadinya suasananya santai.

Agak harap-harap cemas soal rasa masakan. Karena takut kuah shabu-shabunya hambar n salad buahnya terlalu magteg. Untung rasanya ternyata lumayan sukses. Dan Aria? sampe 3 ronde aja tuh nambahnya :p

Abis makan, waktu mereka pada di ruang tamu dan gw sama Aria jadi anak bawang di ruang makan. Mulai membicarakan topik yang “serius”. Padahal sebelumnya nyokap gw n ibunya Aria malah udah ngomongin soal kebaya n gedung (!?!). Sementara itu, di ruang tamu gw n Aria pura-pura ngobrol tapi sebenernya sambil nguping..hihihi..deg-degan banget tuh! Abis itu kita dipanggil ke ruang tamu, diajak ngobrol dan ditanya gimana plan yang kita buat.

Sore abis Ashar, keluarganya Aria pulang ke Bogor. Udah janjian untuk perkembangan berikutnya nanti bakal kabar-kabaran lagi. Mudah-mudahan ke depannya lancar..mudah-mudahan.. ^_^